LILGHOUTS

Posted: November 30, 2010 in Ajaran Wahidiyah

Pengertian Ghouts.

“GHOUTS” menurut bahasa adalah “PERTOLONGAN”. Menurut istilah adalah kedudukan salah satu Waliyulloh yang diangkat sebagai pemimpin para waliyulloh (Sulthon Auliyaa’) atau Qothbun Aqthob pada zamannya, juga sebagai penuntun, pembimbing, dan penolong ummat. Penuntun kepada kebaikan, pembimbing kepada keselamatan dan kebahagiaan yang diridloi Alloh wa Rosulihi SAW dan penolong dari berbagai kesulitan, kesusahan dan seluruh hajat hidup umat.

Jadi Ghouts hadzaz zaman adalah pemimpin para Waliyulloh dan penolong ummat pada zaman sekarang. Kalimat “Ghouts” berebentuk isim masdar yang berma’na isim fa’il yang artinya “Penolong”.

Sedangkan pengertian “Ghouts” menurut Syeh Ahmad Al-Kamsyakhonawi An-Naqsyabandzi adalah ibarat tentang QUTBUN ADZIMUN (pemimpin yang agung), ROJULUN AZIZUN (hamba yang mulya) dan SAYYIDUN KARIMUN (pemimpin yang mulya) yang dibutuhkan oleh manusia untuk meyingkap rahasia-rahasia hati yang penting. Dan Beliau juga sebagai hamba yang sangat diharapkan do’anya, karena do’anya sangat mustajab. Seandainya beliau sumpah kepada Alloh, tidak pernah mendustainya sebagaimana Uwais Al-Qorny yang hidup di zaman Beliau Rosul SAW.

Pribadi seorang Ghouts Zaman itu termasuk perkara yang dirahasiakan oleh Alloh. Dirahasiakannya itu karena untuk menjaga keselamatannya dan keselamatan ummat terutama mereka yang tidak menyadari atau tidak mengakui atas kedudukan Beliau.

Sebagaian Ulama’ Arifin berkata dalam kitab Syawahidul Haq hal 195:

وقد سترت احوال الغوث وهو القطب عليه السلام عن العامة والخاصة غيرة من الحق تعالىعليه

“Sungguh dirahasiakan perilaku (ahwal) nya Ghouts Al-Quthub dari orang-orang umum dan khusus, karena Alloh Yang Maha Benar tidak senang terhadap bahaya yang menimpa dirinya”.

Dan dikatakan :

ويكون تظاهرهم بالاستغال بالعلم الكسبى حجابا عليهم لكون القطب من شأنه الخفاء

“Dan keadaan lahiriyah mereka (para Ghouts) ialah menyibukkan diri seperti umumnya Ulama’ lain dalam bidang ilmu kasbi (ilmu syari’at) untuk merahasiakan kedudukannya, karena sebagian dari keadaan Quthbi itu memang dirahasiakan”.

Maka tanda-tanda atau ciri-ciri secara lahir para Ghouts fi zamanihi itu tidak mencolok, yang jelas Beliau-beliau adalah sebagai pejuang kebenaran dan kesadaran kepada Alloh SWT wa Rosulihi SAW sebagaimana sabda Nabi SAW :

لا تزال طائفة من أمتى ظاهرين على الحق حتى تقوم الساعة

(رواه الحاكم عن عمر رضىالله عنه )

“Dikalangan umatku senantiasa tidak sepi dari adanya “Thoifah” (kelompok) yang memperjuangkan kebenaran sampai datangnya hari qiyamat”.

Adapun secara batiniyah, para Ghouts memiliki ciri-ciri khas, antara lain seperti yang disebutkan dalam kitab Jami’ul Usul hal 4 :

1. قلبه يطوف الله دائما

2. له سر يسرى فى العالم كما يسرى الروح فى الجسد او كما يسرى الماء فى الشجر

3. وهو حمل هموم اهل الدنيا

  1. Hatinya selalu thowaf kehadirat Alloh SWT.
  2. Beliau memiliki sirri yang dapat menerobos keseluruh alam seperti meratanya roh dalam jasad atau seperti menerobosnya air dalam pepohonan.
  3. Beliau menanggung (memprihatinkan) kesusahan/kesulitan makhluk di dunia.

Kerugiannya bagi yang tidak percaya kepada Ghouts zaman

Orang yang tidak percaya pada sesuatu, pasti ia akan meremehkan, merendahkan dan mengingkari sesuatu itu. Dan mengingkari sesuatu yang sudah jelas ada dasar hukumnya adalah kufur. Maka tidak mempercayai bahkan mengingkari keberadaan Ghouts zaman yang jelas-jelas sebagai Waliyulloh adalah kufur, bahkan akan menjadi musuh Alloh. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam hadist Qutsi :

عن ابى هريرة رضىالله عنه عن النبي صلىالله عليه وسلم قال: ان الله عز وجل يقول: من آذى لى وليا فقد آذنته بالحرب

(رواه البخارى) قوله آذنته اى اظهرت بمحاربتى (التبيان)

“Dari Abi Huroiroh ra dari Nabi SAW bersabda: “bahwa Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman : “Barangsiapa yang memusuhi kekasih-Ku, maka sesungguhnya Aku akan memusuhinya”. (HR. Bukhori).

Syeh Muhammad Al-Kholily berkata :

واعلم ان الاعتراض على القوم يعنى الصوفية (الاولياء) مما يوجب الخذلان فيوفع فاعله فى واد من الخسران

(شواهد الحق :142)

“Ketahuilah bahwasanya mengingkari kaum Syufi (para Wali Alloh) itu, termasuk perilaku yang mengakibatkan kehinaan, sehingga pelakunya akan terjerumus kedalam jurang kerugian (kehancuran)”.

Syeh Ibnu Hajar berkata :

فمن اعترض عليهم (اى على الأولياء) يخثى عليه سوء الخاتمة كما وقع لكثير من الناس انهم مقتوا بذلك ولم يفلحوا

(شواهد الحق : 142)

“Barangsiapa mengingkari para Waliyulloh, maka dikhawatirkan akan su’ul khotimah (pada waktu sakaratul mautnya) seperti orang-orang yang telah melakukan hal tersebut. Mereka dimurkai oleh Alloh SWT, dan tidak bisa bahagia (di dunia dan di akhirat)”.

Syeh Dawud bin Makhola berkata :

من دخل الدنيا ولم يصادف رجلا كاملا يربيه خرج منها متلوثا بالكبائر وان كان بعبادة الثقلين

(تقريب الاصول)

“Barangsiapa memasuki (hidup) di dunia ini tidak menemukan seorang pembesar Wali yang sempurna yang membimbingnya kearah kesadaran kepada Alloh, niscaya dia akan keluar dari dunia ini (meninggal dunia) dengan berlumuran dosa besar, sekalipun ibadahnya sebanyak ibadahnya bangsa jin dan manusia”.

Oleh sebab itu, mari kita berhati-hati di dalam memandang dan menilai kepada orang yang menjadi kekasih Alloh. Karena sekali saja kita merendahkan dan mengingkarinya, niscaya kita akan dimurkai oleh Alloh. Maka yang lebih baik, kita harus tetap percaya akan keberadaannya Waliyulloh yang menjabat Ghouts di zaman ini, meskipun kita tidak mengetahui siapa orangnya. Yang penting kita yakin dengan mengetrapkan “Lil-Ghouts Bil-Ghouts”. Karena orang yang mau berhubungan (hubungan batiniyah) dengan Ghouts, niscaya akan mendapatkan kuntungan/ faidah yang agung.

Keuntungan bagi orang yang berhubungan dengan Ghouts

1. Disebutkan dalam kitab Jami’ul Usul hal 48 :

قلب العارف حضرة الله وحواسه ابوابها فمن تقرب اليه بالقرب الملائم له فتحت له ابواب الحضرة

“Hatinya orang Arif Billah (Ghouts) itu merupakan “Hadlrotulloh” dan panca inderanya sebagai pintu-pintunya hadlroh. Maka barangsiapa yang mendekatkan diri kepada Beliau dengan pendekatan yang serasi dengan kedudukan Beliau, akan terbukalah baginya pintu-pintu hadlroh (kesadaran kepada Alloh SWT)”.

2. Disebutkan dalam kitab Taqribul Usul hal 48 :

العارف أثره فى الآخذين عنه بأمداده وانواره اكثر من أثر فيهم بأذكارهم وأعمالهم

“Hasil tarbiyahnya (bimbingan) orang Arif Billah (Ghouts) dalam hatinya orang-orang yang mengambil darinya, dengan pertolongan dan anwarnya itu lebih banyak dari pada hasilnya dzikir dan amal perbuatan mereka sendiri”.

3. Disebutkan dalam kitab Taqribul usul hal 51 :

لو ان عارفا بالله فى مشرق الشمس ينطق بحقيقة ورجل يحب له فى مغربها كان له نصيب من ذلك على حسب وتهذيب محبته

“kalau ada orang Arif Billah ditempat terbitnya matahari mengajarkan tentang hakikat, dan salah satu orang yang mencintainya berada di tempat terbenamnya matahari, maka dia tetap menerima bagian dari yang dikatakan Beliau yang sesuai dengan bagian dan kemurnian rasa cintanya kepada Beliau”.

4. Dikatakan dalam kitab Ihya’ Ulumuddin juz 1 hal 5 :

قال صلىالله عليه وسلم: تعلموا علم اليقين. ومعناه: جالسوا الموقنين واستمعوا منهم علم اليقين وواظبوا على الإقتداء بهم ليقوى يقينكم كما قوى يقينهم لانه قليل من اليقين خير من كثير من العمل

“Nabi SAW bersabda : “Belajarlah kamu semua tentang ilmu yakin (ilmu kesadaran kepada Alloh SWT). Maksudnya : “Duduklah kamu sekalian bersama orang-orang yang memiliki keyakinan (kesadaran) dan dengarkan dari mereka tentang ilmu yakin, dan senantiasa ikutilah mereka agar keyakinan (kesadaranmu) menjadi kuat seperti kuatnya kesadaran mereka. Sebab sedikitnya keyakinan itu lebih baik daripada banyaknya amal”.

5. Disebutkan dalam kitab Tafrihil Khothir hal 44-45 :

من تحير فى أمر وتوسل الى الغوث يبدل الله عسره باليسر ويخلص العجز ويناله فرح وسرور

“Barangsiapa mengalami kebingungan / kesulitan dalam suatu urusan, dan dia mau tawassul (istighotsah) kepada Beliau Ghouts, maka kesulitannya akan diganti oleh Alloh dengan kemudahan dan akan dihilangkan kelemahannya serta menerima kesenangan dan kebahagiaan”.

Mengikuti bimbingan Ghouts -Lil-Ghouts –

Lil-Ghouts adalah seseorang niat mengikuti bimbingannya Ghouts dalam semua amal dan perbuatan, disamping niat Lillah dan Lirrosul seperti yang telah dijelaskan diatas. Karena sesungguhnya Ghouts adalah orang yang lebih sempurna ma’rifatnya kepada Alloh wa Rosulihi SAW dan pembesar ummat dalam setiap zaman serta sebagai pewaris Nabi SAW yang sempurna. Maka barangsiapa yang mengikuti bimbingan Ghouts dengan niat karena perintah Alloh dan Rosululloh SAW (Lillah dan Lirrosul), ia telah tercatat sebagai orang yang ta’at kepada Alloh dan Rosululloh SAW, karena Alloh berfirman :

واتبع سبيل من أناب الي

(لقمان 15)

“Dan ikutilah jalannya orang yang kembali kepada-Ku”. (Luqman ; 15)

Dalam firman yang lain berbunyi:

ياايها الذين آمنوا اتقوا الله وكونوا مع الصادقين

(التوبة 119)

“Wahai orang-orang yang beriman, taqwalah kepada Alloh dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar”. (At-Taubah ; 119)

Rosul SAW bersabda :

لا تزال أمتى بخير ما أخذوا العلم عن اكابرهم

(اخرجه ابو نعيم)

“Umatku senantiasa dalam kebaikan selama mereka memperoleh ilmu dari Ulama-ulama besar mereka”. (dikeluarkan oleh Abu Nu’aim)

Dikatakan dalam kitab Khozinatul Asror dan Nurul Burhan hal 401 :

كن مع الله فان لم تكن فكن مع من كان مع الله فانه يوصلك الى الله ان كنت معه

“Besertalah kamu dengan Alloh. Jika kamu tidak bisa, besertalah dengan orang yang beserta dengan Alloh, karena sesungguhnya ia dapat menyampaikan kamu (menuntun sadar) kepada Alloh jika kamu beserta dengannya”.

Rosul SAW bersabda:

لا تجلسوا عند كل عالم الا عالما يدعوكم من خمس الى خمس: من الشك الى اليقين ومن الرياء الى الإخلاص ومن الرغبة الى الزهد ومن الكبر الى التواضع ومن العداوة الى النصيحة

(رواه ابو نعيم عن جابر)

“Janganlah kamu semua duduk (mengikuti) di depan (kepada) setiap orang yang ‘Alim kecuali yang benar-benar ‘Alim yang membimbing kamu dari (meninggalkan) lima perkara untuk menuju (melakukan) lima perkara; dari ragu-ragu (tidak iman) menuju yaqin (sadar dan iman Billah), dari riya’ menuju ikhlas, dari cinta dunia menuju zuhud, dari takabur menuju rendah hati dan dari permusuhan menuju persahabatan”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s